Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Untuk Kali Item Di Jakarta

Awal tahun 2019 ini kita diramikan dengan rencana pembangunan IPAL untuk mengatasi pencemaran di kali Item Jakarta. Pencemaran sungai bukan merupakan sebuah permasalahan baru bagi kota besar seperti Jakarta, namun pemerintah bertindak lamban dalam mengatasi permasalahan ini, padahal dampak yang dihasilkan begitu besar dan berjangka panjang apabila tidak segera diatasi seperti bau tidak sedap dari kali Item, warna serta banyaknya sampah di kali Item yang tidak elok dipandang dan lain sebaginya. Untungnya pada awal tahun ini pemerintah provinsi DKI Jakrta akan membangun beberapa IPAL yang sempat tertunda di tahun lalu guna mengatasi pencemaran di kali Item. Berikut      penjelasan pemerintah mengenai pembangunna IPAL di sepanjang Kali Item.

            Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan pihaknya  akan membangun 10 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di sepanjang Kali Sentiong atau Kali Item di tahun 2019. Teguh mengatakan, nantinya IPAL dibangun di dua kecamatan yakni Kemayoran dan Tanjung Priok. Pembangunan ini diharapkan dapat meminimalisasi pencemaran Kali Item.

“Kita nanti rencananya di sepanjang Kali Sentiong itu ada 10 titik pembangunan IPAL komunal,” kata Teguh saat dihubungi di Jakarta , Jumat (4/1/2019).

Dia menjelaskan untuk satu IPAL, dapat menampung sebanyak 200 sampai 300 rumah tangga yang menghasilkan olahan limbah.Teguh menyebut nantinya, setiap rumah akan dipasang pipa-pipa guna mengalirkan limbah ke IPAL.Sehingga, lanjut dia, limbah tersebut tidak menimbulkan busa ataupun kotoran-kotoran limbah rumah tangga di Kali Item.

Mengutip dari liputan6.com “ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya berencana membuat aturan mengenai pengolahan limbah rumah tangga di Ibu Kota. Sebab, penggunaan detergen dalam limbah rumah tangga dapat menimbulkan dampak buruk untuk lingkungan.”

Dalam wawancara di cnnindonesi.com, Anies mengatakan akan kembali memprogramkan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal di kampung-kampung. Program itu sempat dianggarkan pada 2018, tetapi tertunda karena lelang tak sempat digelar.

Anies mengatakan solusi dari Pemprov DKI Jakarta sebatas menangani permasalahan di hilir. Masalah intinya, kata Anies, ada di regulasi penggunaan detergen keras.

“Solusinya adalah nomor satu hulunya, istilahnya adalah soft detergent, bukan hard detergent. Ini sudah harus dipikirkan. Saya berharap Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, me-review kembali standard itu,” tutur Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut hal serupa sebenarnya bukan hanya terjadi di Jakarta. Hanya saja kasus busa di Kali Item menyedot perhatian karena pemberitaan di media massa.

Namun, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan menyebut Kali Sentiong alias Kali Item sudah bau sejak Anies Baswedan belum menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Teguh mengatakan pengebutan pengerjaan di sana membuat seakan-akan Kali Item baru menimbulkan bau tak sedap akhir-akhir ini.

Ia menyampaikan Dinas SDA DKI sudah turun ke Kali Sentiong dan dua belas sungai di Jakarta setidaknya sejak 2016. Namun ia mengakui memang belum bisa menekan bau dan pencemaran di Kali Item karena kondisi lapangan yang tidak memungkinkan.

Teguh mengatakan saat ini Dinas SDA sedang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kementerian PUPR untuk menghilangkan bau serta pencemaran di Kali Item.

Mereka mengoperasikan lima unit pompa yang mampu memompa 2.000 liter per detik. Lalu juga ada satu mesin yang mampu memompa 5.000 liter per detik. 

Pemompaan berfungsi untuk mengurangi endapan lumpur dan sampah yang jadi sumber bau di Kali Sentiong. Teguh menyebut akan melakukan hal yang sama di dua belas sungai lainnya.

Sumber :

https://www.liputan6.com/news/read/3863308/kurangi-pencemaran-kali-item-dki-bangun-10-instalasi-pengolahan-limbah?utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.0&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Ftag%2Fipal

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190103104457-20-358143/busa-di-kali-item-anies-akan-atur-ulang-usaha-laundry

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180730202132-20-318211/pemprov-dki-sebut-kali-item-sudah-bau-sebelum-zaman-anies

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*