Perbedaan Sistem Perpipaan Air Bersih dengan Perpipaan Air Limbah

Jutaan orang tidak menyadarinya bahwasannya sistem perpipaan air bersih dengan perpipaan air limbah sanagatlah berbeda. Pernahkah kalian terpikirkan mengenai perbedaan dari sistem perpipaan air berish dengan peripipaan air limbah ? apa kalian tidak menyadarinya karena baik perpipaan air bersih maupun perpipaan air limbah terlihat sama  namun sangat lah berbeda ? Ya pasti gak jauh beda sih kan sama sama ngalirin air. Oke disini kami akan menjelaskan mengenai Perpipaan air bersih dengan Perpipaan air limbah.

Sistem Perpipaan

Sebelum membahas mengenai perbedaan perpipaan air bersih dengan perpipaan air limbah, mari kita sama sama memahami terlebih dahulu apa itu sistem perpipaan.

Sitem perpipaan merupakan suatu sistem transportasi suatu fluida dari satu tempat ke tempat yang lain, Fluida yang digerakkan dapat menggunakan bantuan Pompa atau dapat menggunakan bantuan gaya gravitasi bumi. pipa, pompa dan aksesoris perpipaan lainnya merupakan bagian dari sistem perpipaan.

Perbedaan Sistem Perpipaan Air bersih & Perpipaan Air Limbah

1. Jenis Pipa

Beda penggunaan beda pula jenis pipa yang digunakan, pada sistem perpipaan air limbah umumnya menggunakan pipa jenis PVC dengan kelas D.

sedangkan pada sistem perpiaan air bersih bisa menggunakan berbagai tipe jenis pipa seperti :

  • Pipa HDPE (High Density Polyethylene) dapat dikatakan ini adalah pipa ideal untuk air bersih, karena tingkat keretakan sangat rendah, cukup fleksibel (kelenturannya tinggi), namun kekuatannya tinggi.
  • Pipa PP-R (Polypropylene Random) adalah pipa yang cocok untuk air bersih dengan suhu tinggi.
  • Pipa PVC-O adalah pengembangan dari pipa PVC yang menghasilkan pipa PVC yang lebih lentur dan lebih kuat dengan dinding pipa yang lebih tipis. Volume air yang dialirkan lebih besar dibandingkan pipa PVC biasa dengan diameter sama. Tingkat keretakannya juga lebih rendah daripada PVC biasa.
  • Pipa PVC dan uPVC sebagai pengembangan lebih lanjut.

pada intinya penggunaan jenis pipa ini tergantung kebutuhan dan budget yang ada.

2. Slope

Pada sistem perpipaan air bersih tidak perlu memperhatikan slope atau kemiringan karena pada umumnya sistem perpipaan air bersih untuk transportasinya dibantu oleh pompa.

Sedangkan pada sistem perpipaan air limbah, wajib atau diharuskan adanya kemiringan pada jalur pipanya, hal ini dikarenakan pada sistem perpipaan air limbah memanfaatkan bantuan dari gaya gravitasi serta minim menggunakan pompa untuk transportasinya. sehingga sangatlah penting kemiringan dala perpipaan air limbah, dengan adanya slope atau kemiringan yang perlu diperhartikan maka perlu diperhatikan pula Vmin atau kecepatan alir minimum pada perpipaan air limbah.

3. d/D ( Depth/ Diameter)

d/D merupakan perbandingan diamter pipa dengan kedalaman fluida didalam pipa, atau proporsi ruang kosong pada pipa dimana proporsi ruang kosong ini sengaja disisakan untuk udara yang ada sehingga didalam pipa tidak benar benar penuh berisi air, dimana pada kondisi tersebut dapat membuat pipa pecah.

Pada sistem perpipaan air bersih tidak perlu memperhatikan d/D karena pada sistem perpipaan air bersih yang dibawa atau yang ditransportasikan hanyalah air bersih, pure hanya air bersih

Sedangkan pada sistem perpipaan air limbah perlu memperhatikan d/D, mengingat yang dialirkan atau yang ditransportasikan tidak hanya air namun limbah limbah juga ikut dialirkan dan perlu diketahui bahwa zat zat lain membawa gas, sehingga sangat perlu diperhatikan d/D dalam sistem perpipaan air limbah.

4. Aksesoris yang digunakan

Pada sistem perpipaan air limbah, aksesoris perpipaan yang digunakan adalah aksesoris yang memiliki sudut selain 90 derajat, atau aksesoris yang tidak tegak lurus. karena pada sistem perpipaan air limbah apabila menggunakan aksesoris perpipaan 90 derajat atau tegak lurus maka dapat menyebabkan kebuntuhan atau mampet pada pipa, mengingat tidak hanya air yang di alirkan melainkan air yang telah tercampur dengan zat zat lain.

sedangkan pada sistem perpipaan air bersih tidak ada larangan penggunaan aksesoris perpipaan, semua jenis dan tipe aksesoris perpipaan boleh digunakan, semua sesuai dengan kebutuhan yang ada.

5. Pompa

Pompa yang digunakan pada sistem perpipaan air bersih dan air limbah sangatlah berbeda. pada sistem perpipaan air limbah sebisa mungkin seminimal mungkin menggunakan pompa, mengingat pompa pada air limbah lebih mahal serta memerlukan maintenance yang lebih intens dibandingkan pompa air bersih.

sedangkan pada sistem perpipaan air bersih penggunaan pompa tergantung dari kebutuhan.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*